1. Menerima permintaan dukungan melalui telpon / fax
  2. Melakukan konfirmasi untuk dukungan tender ( RS dan Dinkes )
  3. Melakukan check status area tender yang akan diminta
  4. Membuat surat penunjukan
  5. Penyiapan registrasi , ISO, Ijin Industri SKN, S.Ket SNI
  6. Penyiapan brosur
  7. Cap dan legalisir
  8. Pengecekan kelengkapan dokumen tender
  9. Input nama tender dan perusahaan yang ikut tender
  10. Cross check tanggal pemasukan dokumen
  11. Koordinasi untuk proses tender
  12. Koordinasi untuk status tender
  13. Masukkan list alat tender kedalam forecast KAE
  14. Membuat laporan mingguan untuk project dan swasta